Home   |  Admin   |  www.aids-ina.org   

Cari

 
  ·  OVERCROWDING PRESENT BARRIES TO IMPLEMENTING HIV/AIDS PREVENTION AND EDUCATION EFFORT AND CREATES CONDITIONS FOR INCREASED PRISON VIOLENCE  ·    ·  OVERCROWDED PRISON CONDITION ARE DETRIMENTAL TO EFFORT TO IMPROVE PRISON LIVING STANDARDS AND PRISON HEALTH CARE SERVICES, AND TO PREVENTING THE SPREAD OF HIV INFECTION AMONG PRISON  ·    ·  GOOD PRISON HEALTH IS GOOD PUBLIC HEALTH, GOOD PRISONER HEALTH IS GOOD CUSTODIAL MANAGEMENT  ·    ·  POSITIVE PREVENTION PLACE RESPONSIBILITY FOR REDUCING TRANSMISSION OF HIV WITH US ALL. OPENNES, COMMUNICATION AND INFORMATION ABOUT SEX AND SEXUALITY ARE THE MOST EFFECTIVE TOOLS TO REDUCE THE SPREAD OF HIV  ·    ·  PRISON CAN BE A SETTING FOR EDUCATION AND HEALTH PROMOTION ON DRUGS,SEXUAL HABITS,HIV/AIDS AND OTHER COMMUNICABLE DISEASES  ·  
Menu
Profil
 DITJENPAS
 DITBINSUSTIK
 Data UPT PAS
 Isi Lapas/Rutan
 Tenaga Kesehatan
 95 LP/Rutan Prioritas
 LSM Bekerja di LP
 POKJA LP/Rutan

Program
 BCC/HR
 IMS
 CST
 Menejemen Kasus
 Konseling & Tes HIV
 Pelatihan Analisis Lab
 Pelatihan ToT
 Rumatan Methadone
 Tuberkulosis (TB)
 Monitoring & Evaluasi

Partisipasi Anda
 Prosedur Partisipasi
 Umpan Balik
 Kirim berita
 Join Mailist aids-ina

Pencarian



Pencarian lebih lanjut

Sedang Online
Saat ini ada
5 tamu
dan Hari ini dikungjungi oleh 0 tamu
Counter
Site ini telah dikunjungi
200524 kali
sejak Februari 2007
Dukungan
Komunitas AIDS Indonesia

didukung oleh:

Republik Indonesia

Komisi Penanggulangan AIDS Nasional

Departemen Kesehatan RI

Ikatan Dokter Indonesia

kaisernetwork.org

Topik: HIV/AIDS
Kegiatan: Pelatihan BCC/Harm Reduction propinsi Sumatera Utara

Dipublikasi pada Thursday, 29 March 2007 oleh administrator  
Pelaksanaan pelatihan di Berastagi,Sumatera Utara pada tanggal:6-9 Maret 2007. Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk pembentukan tim pencegahan HIV/AIDS Lapas di wilayah Jawa Timur. Peserta Pelatihan terdiri dari 50 staf LP yang berasal dari 16 Lp/Rutan.Pelatihan ini didukung dan dilaksanakan oleh Ditjen Pemasyarakatan, Kanwil Hukum dan Ham Sumatera Utara bersama Family Health International

50 orang peserta berasal dari:
1.Lapas Klas I Medan : 5 Orang
2.Lapas Klas IIA Wanita Medan : 3 Orang
3.Lapas Klas IIA Anak Medan : 3 Orang
4.Lapas Klas IIA Narkotika Pematang Siantar: 3 Orang
5.Lapas Klas IIA Binjai : 3 Orang
6.Lapas Klas IIB Lubuk Pakam : 3 Orang
7.Lapas Klas IIA Rantau Prapat : 3 Orang
8.Lapas Klas IIB Sibolga : 3 Orang
9.Lapas Klas IIB Tanjung Balai : 3 Orang
10.Rutan Klas I Medan : 3 Orang
11.Rutan Klas IIB Labuhan Deli : 3 Orang
12.Rutan Klas IIB Tanjung Pura : 3 Orang
13.Rutan Klas IIB Pangkalan Brandan: 3 Orang
14.Lapas Klas IIB Labuhan Ruku : 3 Orang
15.Lapas Klas IIB Tebing Tinggi : 3 Orang
16.Lapas Klas IIB Padang Sidempuan: 3 Orang

2. Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Direktur Bina Khusus Narkotika, yang dihadiri pula oleh :  Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Sumatrera Utara beserta jajaran Ka.UPT Pemasyarakatan Dep.Hukum dan HAM Sumatera Utara  Pemda Sumatera Utara  LSM yang bergerak dibidang Pemasyarakatan

3. Pelatihan dilaksanakan sejak pagi sampai sore hari secara ketat, dengan materi pokok tentang:  HIV, IMS dan Narkoba  Kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tentang penanggulangan HIV-AIDS di Lapas/Rutan  Perubahan perilaku Yang kemudian diakhiri dengan pembentukan Tim AIDS di Lapas/Rutan dan RTL (Rencana Tindak Lanjut)
Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang HIV/AIDS
· Berita oleh administrator


Berita terpopuler tentang HIV/AIDS:
Korban Narkoba Tuntut Terapi Methadone

Nilai Berita
Rata-rata: 5
Pemilih: 1


Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek

Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak

 Beri tahu Teman Beri tahu Teman

    Komunitas AIDS Indonesia
Departemen HUkum dan HAM RI, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Direktorat Bina Khusus Narkotika
©2007